Thursday, November 16, 2017

Masako Aman untuk Anak Kita?


Minggu lalu saya dapet undangan Bicara Gizi Bersama Masako dengan topik utama yaitu Strategi Penurunan Berat Badan Anak Gemuk. Yang akan dibahas utama adalah tentang makanan anak. Tapi yang bikin acara adalah Masako, bumbu penyedap rasa yang pastinya ada MSGnya. Seperti yang kita tau, banyak orang tua yang memilih nggak temenan sama apapun yang mengandung MSG untuk anak-anaknya. Maka dari itu saya penasaran mau dateng. Karena, terus terang saya adalah emak-emak koboi banget. Anaknya banyak. Jadi sebisa mungkin apa-apanya itu harus praktis. Dalam urusan masak apalagi.

Waktu The Kairupan sempat nggak ada ART yang handle urusan rumah termasuk masak, Madam terpaksalah yang handle itu semua. Dan untuk urusan dapur saya ngandelin banget semua bumbu-bumbu yang praktis untuk ngempanin makan anak-anak saya. 


Bumbu Sajiku. Ini semua varian berbaris rapi di rak dapur.
Saori saos tiram. Ini buat bikin enak tumis-tumisan.
Mayumi, mayonaise untuk ngedampingin sarapan telornya Madam.
Delito, buat bikin anak-anak anteng makan pasta kalo lagi pada ketimpringan.

Semuanya produksinya PT Ajinomoto. Semuanya Madam pake. Sampe ada temen yang bilang..

“Ya sama aja dong loe mandiin anak loe pake micin itu mah..”

And I was like.. “Emang segitu hinanya micin ya? Kalo katanya micin bikin anak jadi dong-dong, lha saya gimana dong? Dari kecil udah makanin segala yang pake micin..” Dalem hati aja sik ngomongnya. Soalnya kalo untuk urusan dapur, saya mah kurang pinter. Takut cuman bisa cengar-cengir doangan kalo nanti malah ujung-ujungnya debat. 

Nah di blogpost ini saya mau berusaha kasih info ke temen-temen nih.. apa bener MSG itu bahaya banget untuk anak-anak? Tapi postingannya kayaknya panjang nih.. Dan untuk tulisan detail mengenai strategi menurunkan berat badan untuk anak gemuk, nanti akan ada di post terpisah yaa. In syaa Allah.


Acara Blogger Gathering kemarin itu berlangsung di gedung PT Ajinomoto. Mereka punya Dapur Umami, ini ya beneran dapur bentukannya. Dapur yang luaaaasss banget. Saya yakin semua wanita pasti pingin deh punya dapur sebesar ini. Yah.. luasnya tuh hampir sama dengan luas ruang tengah digabung dengan 2 kamar tidur lah.. huehehehe.. luas yak 😀  Salah satu agendanya siang itu adalah demo masak dan juga cooking challenge menggunakan Masako.


Etapi sebelum mulai, Masako apaan sik?
Penjelasan tentang Masako ini disampaikan oleh Ibu Eurli Asria, Brand Manager Masako.
Masako adalah bumbu ekstrak daging ayam/sapi yang campurannya tuh sempurna banget antara daging segar berkwalitas, bumbu, dan rempah pilihan.

Dan Masako ini bisa secara praktis bikin masakah kita, even yang dummy banget kayak saya, bisa lezat sempurna. Rasa dan aromanya itu nggak kalah dengan yang udah jago masak.

Trus, trus.. Masako halal nggak, Madam?
HALALnya banget-banget lah. Masako ini menggunakan daging ayam dan sapi yang segar. daging sapinya dipilih yang terbaik, yang kadar lemaknya rendah, bebas penyakit, dan sudah lolos uji kualitas mikrobiologi dan kimia. Daging sapinya pun diambil yang bagian paha depan, karena dagingnya paling banyak dan prosentase lemaknya sedikit. Ayam yang digunakan adalah yang berusia 40-45 hari karena sudah masuk dalam usia ayam yang produktif sehingga lemak dan dagingnya seimbang. Masako ini sudah mendapatkan sertifikah HALAL dari Majelis Ulama Indonesia

Masako ini juga yang jadi pelopor secara buka-bukaan mempertontonkan proses pembuatan Masako kepada khalayak ramai melalu live streamingnya yang bisa diakses di http://masakolivestream.ajinomoto.co.id/proses-masako.html


Sek..sek.. saya jembrengin dulu aja keunggulan Masako yaaa.. kenapa men-temen harus ikutan saya juga pake Masako:
  1. Terbuat dari bahan alami dan lengkat
  2. Praktis
  3. Ekonomis
  4. Bisa digunakan untuk menu berkuah, tumisan, dan gorengan.
  5. Bumbu kaldu no.1 di Indonesia. 

Seperti yang disampaikan Ibu Yani Herlyani, Consumer Food & Seasoning Departemen Manager di acara tersebut bahwa Masako berperan penting dalam menciptakan masakan sehat dan bergizi. Karena makanan sehat biasanya identik dengan tidak lezat. Disinilah peran Masako.

Lalu kenapa masakan sehat itu identik dengen tidak lezat? Ternyata ya biasanya sih karena salah pengolahannya. Bisa juga karena paduan bumbunya yang nggak pas. Kalau masalah paduan bumbu yang nggak pas, jalan keluarnya ya hanya dengan Masako. Lalu untuk cara pengolahannya yang benar gimana? Harus rajin belajar dan cari tau tentang cara mengolah makanan yang benar. Ini sik langsung aja meluncur ke www.DapurUmami.com yaa. 

Untuk mendukung gizi anak-anak Indoensia, Masako punya campaign bernama Lezat Bernutrisi. Campaign ini mendorong mamah-mamah Indonesia untuk memasak makanan bergizi dan sehat, khususnya sayur dengan rasa yang uenaaakk dan lezat karena Masako. Kemarin itu sik kami para blogger yang diundang udah terdorong dengan gembira banget masak makanan bergizi. Langsung dipandu oleh chef andalannya Dapur Umami, yaitu Chef Princess Yunita. 


Kemarin itu kami langsung praktek tapi sekalian kompetisi juga di acara Cooking Challengenya. Semua kelompok menunya sama. Yaitu Bayam Mentega. Dalam 1 kelompok itu terdiri dari 5 blogger. Dan ternyata masaknya nggak pake lama ya. Resepnya mudah. Rasanya enak dan gurih banget. Kayaknya gara-gara Masako deh 😃




Masako yang Ber-MSG. Amankah untuk Anak?
Ini pertanyaan yang saya ajukan kepada Bapak Haris Fadillah, PR Manager PT Ajinomoto. 

Lalu jawabannya? Aman, sodara-sodara sebangsa dan setanah air sekalian. 


MSG itu kandungan utamanya adalah Asam Glutamat, yang ternyata juga ada dalam ASI. Sehingga bisa dipastikan bahwa MSG itu aman dikonsumsi untuk anak. Asalkan secukupnya. Tidak berlebihan. 

Terus darimana kah mitos MSG perusak otak, bahkan ada yang bilang berperan utama bikin anak nggak bisa mikir, dimulai?

Awal mulanya itu pas tahun 1968 ada pria bernama Robert Kwok yang jadi langganan sebuah Chinese Restaurant, mengalami yang akhirnya disebut Sindrom Restoran Cina yaitu pusing/kaku di leher dan juga haus.. Hal ini dia tuliskan dalam surat pembaca pada sebuah jurnal. 

Namun hal ini akhirnya bisa dibantah berdasarkan riset oleh Geha dkk, bahwa MSG bukan pemicu gejala pusing, kaku di leher, dan juga haus.

Lalu pada tahun 1969 berhembus kabar bahwa MSG memicu kerusakan otak yang dibuktikan pada penelitian Olney. Bayi tikus disuntik cairan MSGdosis tinggi. Namun hal ini juga sudah dipatahkan melalui penelitian lain yang dilakukan oleh Smith pada tahun 2000 bahwa MSG tidak menyebabkan kerusakan otak.

Berikut salah satu pandangan ahli terhadap keamanan MSG oleh Prof. Dr. Ir. Hardinsyah, MS.


Jadi, jangan ragu lagi untuk menyaiikan masakan sehat untuk anak dengan menggunakan Masako yaak, ladies. Tinggal pilih aja mau Masako dalam bentuk apa.

Ada yang bentuknya granule/powder/bubuk. Jadi dalam 1 butir Masako itu berisi semua bahan baku. Kalo yang bentuk bubuk itu lebih awet dan tahan lama.

Kemasannya berupa plastik berlaminasi dan variannya terdiri dari Rasa Ayam dan Rasa Sapi. 

Strategi Penurunan Berat Badan Anak Obesitas



Angka anak yang obesitas di Indonesia itu termasuk tinggi. Hal ini banyak dipicu oleh anggapan, semakin gemuk seorang anak, maka semakin terlihat lucu. Anak yang gemuk, menunjukkan si anak sehat. Padahal belum tentu.

Menurut dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, anak yang dalam 1 hari makannya itu banyak dan kurang bergerak, maka kelebihan lemak yang tersimpan dalam tubuh akan bereplikasi atau bertambah. Anak yang obesita, hormonnya tidak akan bekerja bagus, sehingga mempengaruhi kecerdasan dan gangguan seksualitas. Hal ini bisa ditemui pada penis yang berukuran kecil untuk anak cowok, dan untuk anak cewek akan terganggu kesuburannya. Biasanya dalam bentuk mengalami haid lebih dini.

Ciri-ciri anak yang obesitas secara fisik:
-pipi tembem
-dagu pendek
-tumbuh payudara untuk anak laki-laki.
-menstruasi yang lebih cepat untuk anak wanita (kurang dari umur 9 tahun)

Prinsip berat badan yang ideal untuk anak itu adalah energi yang dimilikinya harus seimbang. Jadi makanan yang masuk dan aktifitas yang dilakukan harus sama besar.

Uuuummm.. kebetulan mengenai topik ini bahasannya bakalan panjang banget. Madam akan bikin postingan sendiri aja yaa abis ini. Sampai ketemu di postingan saya selanjutnya yaaa.. akan saya ketik detail banget deh.. 

22 comments:

  1. Alhamdulillah MSG aman hihihi happy dengernya. soalnya langsung denger dari si empunya produsen. Tapi emang kudu sewajarnya yak. Asik bisa masukin Masako ke menu makanan sehat #rahmaDietloh 🙌🙌🙌

    rahmabrilianita.com

    ReplyDelete
  2. Aku manggut manggut baca sambil owhh iyaa bener juga aku dr kecil malah makanin ajinomoto dicocol ke biskkuit nissin untung deh sehat walafiat sampai skrg hahah

    ReplyDelete
  3. Alhamdulillah... berarti asal takaran masako ga berlebihan aman lah yaaa bun..
    *alesan buat jajan micin.. 😂

    ReplyDelete
  4. Asyik ada info syeedaap.

    Jdi kalo ada yang ledekin "micin" sudah hempaskan saja. Karena micin bukan penyebab seseorang jadi bodoh.


    ReplyDelete
  5. Jadi aman ya pakai MSG dari Masako? Sip deh kalo gitu. :)))

    ReplyDelete
  6. Jadi sekarang ga perlu menyalahkan micin terus ya mayooo. Ternyata sama Prof Hardin (dosenku nih wkwk dunia sempit!) gpp :D

    ReplyDelete
  7. Aku pakai Masako ayam nih kalau di rumah, sapi khusus sop2an, enak, ga berasa MSGnya. Liat udangnya kok ngiler ya 😂

    ReplyDelete
  8. Aku jd khawatir anakkku obesitas krn badannya gemuk. Mau coba diet REST aja kali ya

    ReplyDelete
  9. Aman ya Mak kalau pakenya secukupnya, asal jangan berlebihan.

    ReplyDelete
  10. Buat aku, Masako adalah penyelamat rasa.. 😄😄😄
    Sejujurnya aku gak pernah masak pake pecin atau ajinomoto. Bukan karena anti mecin.. tp masako udah cukup enak..
    Kalau jajan2 (baso,cuanki,seblak,dll) baru pake tambahan pecin.. 😄
    *jadi ngilerkan nyebut jajanan indonesia 😂

    ReplyDelete
  11. Semoga infonya well-spread ya Mayon. Soalnya kan ternyata dr lahir jg uda disuguhin micin dlm bentuk ASI ya. Hehehehe. Nice info!

    Fia - fiarevenian.com

    ReplyDelete
  12. Aman, tapi gak berlebihan. Dalam arti gak sering2 ya kak...

    Kalau masak di rumah gak pake micin, kalau makan di resto/warung makan, ya terpaksa deh....

    ReplyDelete
  13. Masako ini penyelamat banget sih kalo lagi masak trus tau-tau pas udah beres ternyata gak terlalu enak padahal masakannya udah ditungguin sama keluarga XD

    Aku gak anti-micin sih, selama makan makanan enak bikin bahagia ya pake aja asal ada takarannya :D

    Btw, postingannya bagus, bikin nambah ilmu

    catconfessions.blogspot.co.id

    ReplyDelete
  14. Aku anak miciiiinnn hahahha 😂😂😂 walaupun akira masih belum aku kenalin micin dlu sih smp sekarang. Masih bertahap aku kenalin garam dulu, mungkin tahun depan dia baru meet and greet sama masako 😂

    ReplyDelete
  15. Saya pun termasuk generasi micin hahaha.. mana enak makan tanpa micin yg penting dipakai sesuai aturan.

    ReplyDelete
  16. Segala yg berlebihan itu yang ga baik ya mba ^^
    Jadi inget yg menemukan msg itu org Jepang, lupa namanya. Dia menemukan bhw glutamatlah yg menyebabkan rasa mjd lbh nikmat. Wkt itu dia nemu glutamatnya dari nori. Trus dia bikin ekstraknya dan jdlah msg spt skrg.

    ReplyDelete
  17. Seru yah kita bisa masak-masak bareng..

    ReplyDelete
  18. Ditunggu mbak pembahasan berikutnya. Bisa juga buat suami gemuk ga ya? Hehehe.

    ReplyDelete
  19. Btw masakan kelompok kita enak ya. Bumbunya ngeresep di udangnya

    ReplyDelete
  20. Jadi Aman menggunakan msg bukan seperti isu yang bisa buat bodoh, dapet ilmu baru Dan tambahan menu untuk keluarga

    ReplyDelete
  21. Alhamdulillah terbukti aman.
    Soalnya saya suka banget pakai masako :))

    ReplyDelete

Si Entong (Harus) Kerja

Punya anak banyak, membuat saya dan suami punya 'gaya' tersendiri dalam mendidik anak-anak kami. Sejak kecil kami nggak membiasak...