Posts

Showing posts from April, 2016

#TemanBaru: Ida Tahmidah, Menulis Juga Milik Anak-Anaknya

Image
"Apaa? Ah gilak.. sekolahnya gimana tuh?"

"Waduh.. mau dikirim perang ke Amerika ya nanti kalau sudah besar?"

"Hah? Sebulan ngeluarin uang berapa loe, Mayo?"

Itu salah tiga dari respon orang-orang yang tau gue punya 4 anak di ibukota Jakarta ini. Beberapa ada yang melihat itu sebagai suatu kehebatan. Ada yang melihat itu sebagai suatu kenekatan. Ada yang melihat itu sebagai kegilaan. Ada yang melihat itu sebagai panutan. Apapun itu.. gue yang menjalani cuman bisa bilang alhamdulillah..

Etapi... kenalan deh sama teman baru gue. Ida Tahmidah. Teman baru gue di dunia per-blog-an. Ibu dari 5 anak *iyaaa... 5 anak!* yang berusia 44 tahun, tinggal di Cimahi, Jawa Barat. Kesan gue atas teman baru gue ini, orangnya tenang, kalem, tapi anak-anaknya rame. Ada 5 anak.. 

Azizah Amatullah 17 tahun.
Miqdad abddillah 14 tahun.
Fathiya Amatullah 13 tahun. 
Mushab Abdillah 11 tahun.  

Maghfira Aulia Amatullah 8 tahun. (dan gue lupa nanya kenapa cuman si anak bontot yang namanya ad…

#TemanBaru: Ira Guslina dengan Segala Tipsnya

Image
Nggak pernah ngerugiin kok punya temen baru itu, sodara-sodaraah. Kalo emang loe lagi nggak sial dapet temen baru yang gengges tapinya yaaa.. Dan yang pantas gue bahas di rumah The Kairupan ini tentunya adalah teman baru yang memberikan manfaat untuk gue, dan juga pastinya untuk orang lain. Makanya gue share disini..

Sebut saja Ira Guslina.
Blogger aktif. Ibu dari 2 anak balita kinyis-u yang keduanya berusia 2 tahun ke bawah. Kalau banyak yang bercerita bahwa sejak punya anak kegiatan ngeblognya jadi berkurang, ini nggak kejadian sama Ira.

Kalo ditanya repot apa nggak, ya repot jawabnya. Tapi waktu buat ngeblog mah bisa diatur. Yang penting emang mau nyediain waktunya. Biasanya Ira kalo ketak ketik blog itu pas shubuh, siang, dan malam ketika krucil-krucil sedang bobok damai. Bikin artikelnya juga nggak langsung jadi juga. Ada prosesnya.
Awalnya kita harus tau dulu mau nulis apa.
Abis itu bikin pointernya. Yang detail dari awal sampek akhir.
Kalau udah kayak gitu, udah enak kalo mau ng…

CARA MENDIDIK ANAK BEREMPATI

Image
“Mommy, do you want me to massage your back?"
“Kecilin musiknya, Mama lagi terima telepon!"
“Don’t go inside mom’s room, Mommy’s sleeping.."
“Baby (the lil sister), you can take my chicken. I only eat one.."
Itulah beberapa rasa empati yang ditunjukin anak-anak gue di rumah. Bukan. Gue menulis itu bukan berarti gue mau bilang bahwa gue sudah berhasil mendidik anak-anak gue sebagai anak-anak yang berempati. Justru malah gue mau share pembahasan psikolog tentang bagaimana caranya kita mendiidik anak kita agar menjadi anak-anak yang berempati.