Monday, February 29, 2016

Najmah Nanya: Menstruasi


Sang Bapak udah kembali lagi ke Bali. Gawe. Si Eneng jadinya tidur bareng Big Mommy lagi. Tadi malem, sebelum #LilAngelNajmah tidur, eh dia bersuara.. Gue pingin share aja obrolan kami tadi malem. Siapa tau ada yang butuh. Nggak spektakuler amat sik penjelasan gue, yang penting sesuai sama level si anak lah..

"Mom, can I ask you something?"

"Ofcourse, darling. What's up?"

"Waktu hari Jumat, kan Keputrian (baca: pelajar-pelajar cewek dikumpulin di musholla, mereka dengerin tawsiyah terus shalat berjama'ah). Terus ada kakak kelas yang nggak ikut shalat. Katanya lagi halangan. Itu maksudnya gimana sih Mom? Emang boleh Mom nggak sholat?"

"Ow that! Remember when I told you bahwa saking sayangnya Allah pada wanita, terus para wanita dikasih istirahat untuk nggak shalat dulu, termasuk nggak shaum juga.."

Anaknya ngangguk.

"Yah itulah saatnya.. kebanyakan pada bilang lagi halangan. Or we can call it Menstruasi."

Gue udah bisa tebak pertanyaan selanjutnya.

"Apa itu menstruasi, Mommy?"

"Allah itu sangat sayaaaaaaang sekali sama wanita. Saking sayangnya, Allah nggak membiarkan wanita itu kotor. Nah di dalam tubuh kita ini kan akan selalu ada darah kotornya nak. Darah kotor itu dibuat oleh Allah untuk keluar dari tubuh wanita sebulan sekali. Selama 7 - 10 hari. Keluarnya melalui apa? Keluarnya melalui vagina."

Jidatnya lecek. Berkerut. Mikir kayaknya. Big Mommy lanjut.

"Itu yang namanya menstruasi. Nah selama menstruasi ini para wanita pake semacam kayak pampers kecil gituuu Naj... you saw I have it, right.."

Dia senyum ngangguk-ngangguk. Lucu iih kayak marmut anak gue.

"Terus kapan kita tau kalau kita dapat menstruasi, Mom?"

"When you wee-wee then you see ada sedikiiit banget darah kering di your undies, then that's will be your time. Do you know what to do?"

Dia geleng-geleng sambil idungnya dilecekin. Tadi alisnya. Sekarang idungnya. Lucuuu iiih anak gue kayak kucing anggora.

"When you get that, first thing you have to do is... Kalo kamu di sekolah, langsung aja cari guru wanitamu.. then you can say 'bu, I got an emergency. I think I have menstruasi..'. Tapi kalau di rumah, ofcourse you come to Mommy. Do you get it now?"

"Yes Mommy. Terus kapan seorang wanita itu dapat menstruasi?"

"Ketika Allah tau bahwa seorang anak sudah siap untuk menjadi big girl, itu waktunya Allah kasih menstruasi."

Ngangguk-ngangguk lagi. Kali ini nggak ada yang lecek di mukanya. Lucuukk iihh anak gue kayak emaknya..

"But you have to know this. When you get your menstruasi, itu artinya Baby nggak boleh lagi bolong shalatnya. Karena Baby sudah mulai menanggung sendiri semua dosa. And you should know that... bahwa Baby sudah harus apa nak?"

"Menutup aurat, Mom"

"Iya sayang.. kalau nggak nanti kasian Papi. Kasian kakak-kakakmu. Karena mereka ikut menanggung dosanya."

"Ok Mom. Terus satu lagi Mom. Bu Nur (baca: guru agamanya) juga cerita. Kalau pada saat orang-orang pada tidur, terus kita shalat dan berdoa kepada Allah, nanti Allah akan kasih apapun yang kita minta ya Mom. Terus langsung ada yang jawab 'Kalau gitu minta pesawat aja dong bu'".. Terus si Eneng ketawa.

"Hahahhaa.. itu namanya Shalat Tahajjud.."

"Tapi emang bener Mom, Allah akan kasih apa yang kita minta?"

"Allah pasti akan kasih apa yang kita minta. Tapi.. Allah yang paling tau kapannya. Allah yang paling tau gimananya.

Kalau kamu minta pesawat. Allah nggak langsung kasih tiba-tiba ada pesawat di depan rumah. Nggak begitu. Allah itu sangat kreatif banget. Caranya itu macem-macem. Mungkin aja nanti tiba-tiba orang tuanya dapat rejeki yang banyak banget sehingga bisa beli pesawat.."

"Jadi aku bisa Mom minta mau ke Amerika?"

"Bisa. Tapi cara Allah kasihnya bukan langsung tiba-tiba pas Baby bangun, terus Baby udah langsung di Amerika. Bisa dengan cara tiba-tiba Papi Mommy dapet kerjaan yang untungnya banyaaak banget. Terus tiba-tiba Papi bilang kita vacation yuukk.. terus kita memutuskan ke Amerika.

Tapi.. Allah tau kapan yang terbaik to make it happened. Bisa jadi Allah bilang, ah jangan dikasih dulu deh rejeki uang yang banyak ke Eric dan Yonna, karena kalau dikasih sekarang, akan ada orang jahat yang mau ngambil. Nanti aja deh.. tidak baik kalau sekarang.."

"Jadi Allah yang tau kapan yang terbaiknya ya Mom?"

"Yes darling. Allah knows the best.."

"Ok Mommy. Thank you so much Mom.. I love you Mom.."

Phiuuuuhhh.....
Emang kadang walaupun ortu udah tau teorinya, tapi kalau tiba-tiba jeddeer kejadian gitu, kadang suka kebingungan jadinya yaaa. Belajar dari pengalaman dengan si sulung, akhirnya gue bisa senyum dulu dan nyiapin kata-kata apa yang mau gue suguhin ke si bungsu.

Penjelasan gue cetek sik emang. Tapi at least menurut gue emaknya, itulah penjelasan yang pas untuk Najmah yang kelas 3 SD dan masih berumur hampir 9 tahun. Gue nggak mau pakai kata-kata atau penjelasan yang terlalu ilmiah, atau terlalu 'strong'. Gue hanya perlu menanamkan di kepalanya bahwa apa yang akan terjadi ke dia itu udah dirancang dengan sebaik-baiknya oleh Allah dan untuk kebaikan dirinya juga.

Itu dia cara gue menjelaskan menstruasi ke anak. Semoga postingan gue ini ada manfaatnya yaa.. sehingga bisa menjadi penerang alam kubur gue nanti. Maklum, gue masih butuh banget melakukan amal kebaikan sebanyak-sebanyaknya. Emak-emak ini banyak banget dosa soalnyaa... 

Astaghfirullah..

7 comments:

  1. kdg anak mikir simple kita yg mbulet2. duh kudu ikut nyiapin mental klo ditanya gituan sma anak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha.. bener.. pernah terjebak waktu di anak pertama

      Delete
  2. Terima kasih, Mbak..
    Nggak keberatan saya share ya.. 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan mbak.. dengan senang hati buanget..

      Delete
    2. Silahkan mbak.. dengan senang hati buanget..

      Delete
  3. Jadi Najmah anak kucing, marmut, atau apa yah? wkwkwk *digaplok makyo*

    ReplyDelete
  4. Jadi inget pertama kenal menstruasi haha. Anyway, seneng penjelasannya simpel tapi ngena!

    ReplyDelete

How Do You Talk to an Angel?

Scene 1: Di bagian mainan anak-anak. Tiba-tiba ada anak yang kira-kira umur 4 tahunan langsung teriak. "Mau yang ini!!!!" ...