Posts

Showing posts from 2016

Staycation: 'Kabur' ke Hotel dibantu ZenRooms

Image
I NEED A BREAK!

Itu yang gw pikirin dari awal November 2016 kemarin. Selain memang lagi mumet dengan salah satu urusan kerjaan yang lagi ada masalah, rentetan kegiataan kerjaan lainnya juga udah nunggu. Belum lagi urusan Kairupan Kids yang jadi urusan utama.

I NEED A BREAK.. BUT I STILL HAVE TO WORK!

Bio Oil untuk Kulit yang Mulai Berkerut

Image
"Pertama kali saya kenal Bio Oil itu dari cerita temen-temen blogger yang lagi rame ngomongin Bio Oil. Mereka pake untuk ini. Mereka pake untuk itu. Dan ketika Bio Oil bikin event, saya hadir. Saya pengen tau kayak apa sih bagusnya Bio Oil itu.

Dan sesudah itu saya pakein Bio Oil ke anak ke4 saya yang punya bekas luka sobekan di ujung luar matanya. Saya tadinya berpikir, bekas luka sobek itu pasti akan hilang, karena itu kejadiannya waktu anak saya berumur 3 tahun. Tapi kok ternyata sampai dia berumur 9 tahun, bekasnya nggak hilang juga. Dan ketika saya pakein Bio Oil, dalam waktu seminggu bekas luka sobeknya itu nggak terlalu dalam. Tapi karena saya tidak terlalu telaten, saya akhirnya kelupaan tuh nggak pakein lagi. Padahal dalam waktu seminggu aja udah berkurang bekas luka sobeknya :(

#TemanBaru: Pejuang Ibu Anak Kembar Wiwid Wadmira

Image
Mau cerita tentang teman baru gue. In syaa Allah ada hal yang bisa dipetik dari cerita tentang Wiwid ini. Kalao dari versi gue adalah.. everybody has their own battle. Everybody can be a hero in their own war. Dan gue mau cerita battle versi temen blogger gue, Wiwid Wadmira.
Ketika Wiwid menikah di usia 27 tahun, sebulan kemudian Wiwid hamil. Alhamdulillah. Udah berkah dari Allah banget. Kerjaan lancar. Dapet berkah hamil pulak. Nggak berhenti sampek disitu, ternyata janinnya kembar! Bahagianya double-double. Tidak semua wanita di dunia ini dipilih Allah untuk membawa lebih dari satu janin di dalam rahimnya.

Aku Berduka. Sangat.

Image
Kedua kaki yang terbiasa menopang tubuh gue dalam menghantam semua cobaan hidup, bener-bener lunglai. Nggak ada kekuatan sama sekali. Tulang-tulangnya kerasa kayak ilang nggak tau kemana. Air mata terproduksi dengan teramat banyaknya sehingga sanggup terus mengalir selama rasa kaget dan duka yg amat dalam ini ada di dada.

Udah nggak peduli lagi alis harus diapain, mata harus dibingkai dengan eyeliner, dan pinggiran bibir yang gelap harus ditutupi dengan lipstik. Nggak peduli lagi. Biarkan mereka apa adanya. Biarkan mereka ikut berduka. Kedua tangan yang terbiasa dipakai untuk 'mencangkul' demi memenuhi semua kebutuhan 4 anak, cuman bisa memegang lemah lengan anak kedua gue, Marshall.

Anak manis yang baru berusia 10 tahun ini harus mengubah fungsinya dari seorang anak yang juga berduka sangat, menjadi sosok lelaki yang menjadi tempat ibunya bersendar. Menguatkan ibunya. Mommy runtuh. Gitu pikirnya.

Iya. Big Mommy rasanya lossss kehilangan separuh jiwa dan raganya. Suami yang bias…

The Love is Still There: Kaos Kaki

Image
Gue itu kemana-mana kalo keluar rumah pasti pakai kaos kaki. Kaos kaki tipis muslimah itu lho. Nggak perlu lah gue jelaskan mengapa ya. Dan nggak perlu jugalah dipertanyakan mengapanya.

Dan.. dari dulu sampek sekarang.. dengan segala kegiatan gue yang segambreng, dari mulai urusan anak-anak sampek urusan cari duit, salah satu cara gue untuk ngecharge tenaga adalah dengan tidur di mobil. Gue itu orangnya pelor abis dari dulu. Begitu masuk mobil dan mesin mobil nyala, mata gue kayak digelayutin hantu pertanda ngantuk dan dalam hitungan detik bisa langsung.. blek... tidur. Temen-temen kuliah gue sampek ngasih julukan 'Abek' singkatan Anak Bekasi ke gue.. :D

Es Krim Ekonomis atau Es Krim Bangsawan?

Image
Ceritanya lagi berduaan sama si bungsu di Mall of Indonesia. Biasa deh.. kudu ngontrol wahana Dead Prison yang di running oleh teamnya Kompi Zombie. Eh eh eh... rugi deh kalo belon nyobain wahana zombie ini. Suwer deehh..

Okeh.. balik ke cerita awal.

#TemenBaru: April Hamsa, Uang Jajan dari Blogging

Image
Gue mau share lagi hasil chatting-chattingan sama temen baru Blogger gue. Siapa tau ada men-temen yang stay-at-home mom, tapi pingin punya kesibukan santai di rumah dan menghasilkan.
April Hamsa. Apa adanya. Nggak banyak gue ketemu sama ibu2 muda yang kalo chatting ya apa adanya aja gitu. Banyak yang berusaha menunjukkan ke-super woman-annya. Mungkin termasuk gue. Kalo April sik nggak.

#TemanBaru: Rach Alida Bahaweres, Pejuang Masalah Perempuan via Media

Image
Gue punya temen baru seorang jurnalis. Gue share sedikit tentang dia karena gue yakin pasti akan ada manfaatnya untuk para wanita yang membaca. Para pria juga deng..

Namanya Rach Alida Bahaweres. Masih aktif bekerja di majalah Gatra dan juga aktif di AJI (Aliansi Jurnalis Independen). Ketika gue chatting dengan mbak Alida, langsung ngeklik aja gitu. Well, temen baru gue ini agak beda. Ibu beranak tiga ini mempunyai ketertarikan besar untuk membahas masalah perempuan melalui kemampuannya dan lingkungannya. Ya karena kebetulan mbak Alida ini adalah seorang jurnalis, jadi dia menyuarakan perjuangan masalah perempuannya melalui media. But hey, it's even sharper than a sword!

Ketika gue tanya sejak kapan dan kenapa awalnya kok suka nulis tentang permasalahan perempuan, jawabnya:

"Sejak awal, mba. Sejak kuliah S1 semakin keliatan ketertarikan di isu perempuan. Apalagi pembimbing S1 aku juga dosen terkait gender di UI. Walau beliau mengajarkan komunikasi.

Dari situ, aku aktif di AJI, me…

#TemanBaru: Anita Carolina, Semangatnya Blogger Newbie

Image
Wait!
Itu bukan maksud saya ngelabelin blogger lama, blogger baru. Senior Junior. Tapi itu memang Anita, teman baru saya, yang bilang kalau dirinya masih newbie. Masih baru. Dan pasti ada dari Anita ini yang bisa kita ambil poin-poinnya. Saya sik pinginnya profil temen-temen baru saya di blog ini bisa memberikan ide atau mungkin membakar semangat para pembaca yang baik hatinya.

Anita Carolina Tampubolon.
Awal chatting di group sama Anita, pertanyaan pertama saya adalah:

"Ini bukan Anita Carolina penyanyi jaman 80an kan?"

#OneStepAhead: Cara Memilih Pendidikan untuk Anak

Image
Materi yang disajikan di acara Office-to-Office Talkshow yang diadakan oleh Nutrilon Royal ini, dibawakan oleh Drh. Damayanti Jusuf, M.SC., Ph.D. Beliau seorang praktisi pendidikan di Indonesia, dan pemilik SD Kupu-Kupu dan Sekolah Menengah Garuda Cendekia.
Setelah One Step Ahead Mum mengerti bagaimana mengawal tumbuh kembang anak, lalu mengidentifikasi potensi anak, selanjutnya  ibu dapat melakukan perencanaan, dimana salah satunya adalah memberikan dukungan yang tepat bagi anak. 
Mengenai pemilihan pendidikan anak, ini merupakan kebingungan yang akan selalu ada. Bisa dibilang bisa menimbulkan masalah baru buat para orangtua. Tapi sekali lagi, segala sesuatunya bisa disiasati kok. Kita para orangtua harus selangkah lebih maju dalam mempersiapkan pendidikan anak, mulai dari memilih sekolah yang tepat, memberikan pendampingan di sekolah hingga menyesuaikan dengan gaya belajar anak. Karena pada dasarnya setiap anak memiliki potensi akan sesuatu hal dan pendidikan yang tepat dapat mem…

#OneStepAhead: Menggali dan Mendukung Potensi Anak

Image
Fakta yang nggak bisa dipungkiri lagi di sekitar kita adalah sebagian besar ibu pasti punya keinginan untuk memberikan yang terbaik kepada anak. Tapi nggak tau atau kurang paham apa aja yang paling dibutuhkan oleh anak.
Banyak faktor sik kenapa fakta ini jadi ada. Bisa jadi karena kurangnya pengetahuan dalam membimbing anak, ibu yang belum siap untuk menjadi ibu, faktor kegiatan yang sangat hectic, dll dll dll. Dan di postingan sebelumnya gue bilang bahwa ya kan nggak ada sekolah persiapan untuk menjadi ibu kan.. tapi ya ilmu gratis banyak. Asal mau belajar. Dan gue juga belajar dari program Office-to-Office Talkshownya Nutrilon Royal. Nara sumber yang dihadirkan juga yang berkelas. Dan gue akan sampaikan detail ilmu apa yang gue dapat.
Tema yang diusung dan sekaligus menjadi tagar oleh Nutrilon Royal adalah One Step Ahead. Dan di talkshow kali ini akan diperinci menjadi One Step Ahead Mum. Di sesinya Psikolog Ajeng Raviando, Psi yang kebetulan juga teman gue (anak kita sama-sama b…

#OneStepAhead: Memantau Tumbuh Kembang Anak

Image
Pernah saya mendengar statement dari ibu Elly Risman: “untuk menjadi orangtua itu nggak ada sekolahnya”. Iya bener. Seandainya ada sekolahnya. Terus ada acara naik kelasnya. Terus ada acara graduationnya. Setidaknya palingan saya udah nggak punya yang namanya panick attack dalam membimbing 4 anak saya: Melvyn, Marshall, Marvell, Mayra Najmah.
Emang nggak ada sekolahnya. Tapi banyak ilmu gratisnya. Banyak workshopnya. Yang penting balik ke kita lagi, mau belajar nggak? Nah kalas saya tipe yang dimana aja ada ilmunya, gue kejar deh. Apalagi gratis. Apalagi tujuannya untuk kebaikan anak-anak.
Alhamdulillah kemarin ini gue diundang ke acara Office-to-Office Parenting Talkshow yang diadakan oleh Nutrilon Royal di Bursa Efek Indonesia, dengan tagar #OneStepAhead. Beuuhh neeyykk.. banyak banget ilmu yang gue dapet disana. Tapi apalah ilmu yang kita dapat kalau nggak dibagi-bagikan, tul?
Untuk itu makanya postingan blog mengenai One Step Ahead Mum ini akan gue posting dalam 4 artikel yaa.…

Nu Oceana: Kenapa Gue Butuh

Image
Akhirnya kami sekeluarga nginjakin kaki lagi di Bali. Pulau dimana pengunjungnya itu harus berani nantangin matahari. Gue bukan penyuka matahari. Kalau matahari tempat belanja, gue suka. Disana banyak diskonan atau program beli 2 dapat 3.
Anyway.. Kami sekeluarga ini deket. Kami tau apa kesukaan satu sama lain. Krucil pun tau gue doyannya minum apa. Tapi begitu hari pertama kami di Bali, mereka ngeliat gue nenteng sesuatu yang beda. Anak #3 Marvell pun nanya..

#TemanBaru: Ida Tahmidah, Menulis Juga Milik Anak-Anaknya

Image
"Apaa? Ah gilak.. sekolahnya gimana tuh?"

"Waduh.. mau dikirim perang ke Amerika ya nanti kalau sudah besar?"

"Hah? Sebulan ngeluarin uang berapa loe, Mayo?"

Itu salah tiga dari respon orang-orang yang tau gue punya 4 anak di ibukota Jakarta ini. Beberapa ada yang melihat itu sebagai suatu kehebatan. Ada yang melihat itu sebagai suatu kenekatan. Ada yang melihat itu sebagai kegilaan. Ada yang melihat itu sebagai panutan. Apapun itu.. gue yang menjalani cuman bisa bilang alhamdulillah..

Etapi... kenalan deh sama teman baru gue. Ida Tahmidah. Teman baru gue di dunia per-blog-an. Ibu dari 5 anak *iyaaa... 5 anak!* yang berusia 44 tahun, tinggal di Cimahi, Jawa Barat. Kesan gue atas teman baru gue ini, orangnya tenang, kalem, tapi anak-anaknya rame. Ada 5 anak.. 

Azizah Amatullah 17 tahun.
Miqdad abddillah 14 tahun.
Fathiya Amatullah 13 tahun. 
Mushab Abdillah 11 tahun.  

Maghfira Aulia Amatullah 8 tahun. (dan gue lupa nanya kenapa cuman si anak bontot yang namanya ad…

#TemanBaru: Ira Guslina dengan Segala Tipsnya

Image
Nggak pernah ngerugiin kok punya temen baru itu, sodara-sodaraah. Kalo emang loe lagi nggak sial dapet temen baru yang gengges tapinya yaaa.. Dan yang pantas gue bahas di rumah The Kairupan ini tentunya adalah teman baru yang memberikan manfaat untuk gue, dan juga pastinya untuk orang lain. Makanya gue share disini..

Sebut saja Ira Guslina.
Blogger aktif. Ibu dari 2 anak balita kinyis-u yang keduanya berusia 2 tahun ke bawah. Kalau banyak yang bercerita bahwa sejak punya anak kegiatan ngeblognya jadi berkurang, ini nggak kejadian sama Ira.

Kalo ditanya repot apa nggak, ya repot jawabnya. Tapi waktu buat ngeblog mah bisa diatur. Yang penting emang mau nyediain waktunya. Biasanya Ira kalo ketak ketik blog itu pas shubuh, siang, dan malam ketika krucil-krucil sedang bobok damai. Bikin artikelnya juga nggak langsung jadi juga. Ada prosesnya.
Awalnya kita harus tau dulu mau nulis apa.
Abis itu bikin pointernya. Yang detail dari awal sampek akhir.
Kalau udah kayak gitu, udah enak kalo mau ng…

CARA MENDIDIK ANAK BEREMPATI

Image
“Mommy, do you want me to massage your back?"
“Kecilin musiknya, Mama lagi terima telepon!"
“Don’t go inside mom’s room, Mommy’s sleeping.."
“Baby (the lil sister), you can take my chicken. I only eat one.."
Itulah beberapa rasa empati yang ditunjukin anak-anak gue di rumah. Bukan. Gue menulis itu bukan berarti gue mau bilang bahwa gue sudah berhasil mendidik anak-anak gue sebagai anak-anak yang berempati. Justru malah gue mau share pembahasan psikolog tentang bagaimana caranya kita mendiidik anak kita agar menjadi anak-anak yang berempati.

#TEMANBARU: Elisa Koraag, Cerminan untuk Para Mantan Karyawan

Image
Gue punya temen baru lagi doong. Sebelumnya kan gue udah pernah bilang kan.. kalo sebulan 2x gue akan bikin postingan tentang temen-temen baru gue. Tujuannya untuk sharing pengalaman aja. Siapa tau bisa jadi inspirasi temen-temen yang ngebaca blog gue. Siapa tau bisa menjadi inspirasi bagaimana teman-teman mau beraktifitas.

Sekarang gue mau cerita tentang mbak Elisa Koraag. Gue yakin pasti abis baca postingan ini ada teman-teman yang terinspirasi untuk menjadi blogger. In syaa Allah..

MELEPAS ANAK REMAJA TRAVELLING SENDIRI. KENAPA GUE HARUS MEWEK?

Image
Si sulung janji.. begitu sampai di Bali, handphone Nokia legend-nya ini akan dinyalain dan nelp Big Mommy
Berawal dari ide sang suami. Berhubung si sulung masih bertahan dengan nilai paling tinggi di kelas, dan berhubung sang ayah stay di Bali sampai akhir bulan ini, beliau mencetuskan gimana kalau ngirim si sulung ke Bali untuk ngisi liburan mid semester. Nanti balik lagi ke Jakarta bareng papanya..
Kata suami.. Daripada Granny beliin lego lagi.. Daripada dia cuman ngisi waktu main lego..  (oya.. si sulung ini lagi digrounded nggak boleh main gadget selama 3 bulan).. Jadi better dia nambah pengalaman hidup.
Ayah (baca: suami gue) ngusulin agar si sulung berangkat sendiri naik pesawat ke Bali. Tapi kan ini akhir bulan, sayaaaaanggg… Akhirnya ya itu.. keluarga besar yang rutin kasih hadiah ketika si Sulung hasil rapornya paling tinggi, dikerahkan oleh Ayah untuk ngasih hadiahnya perjalanan Melvyn ke Bali.