Wednesday, January 14, 2015

Don't Judge a Mom by Her 'Cover'



Take a look at my lil princess.
Ketika dia belum berumur 1 thn, masih dlm hitungan bulan... ketika itu pula gw menggendongnya dalam pelukan. Bangga. Penuh cinta. Banget!

Ketika itu pula seorang pria paruh baya bertemu dengan kami. Orang yang gw kenal. Orang banyak pun kenal. Berwibawa. Berpendidikan. Kaya raya. Sekarang sdh almarhum.

Saat itu dia menyapa gw yang sedang besar2nya, dengan jilbab dan gamis selebar tenda, sambil menggendong anak pula. (Kurang lebih seperti ini) Almarhum menyapa:

"Wah lucunya... ini anak yang keberapa? Waduh ke-empat? Nanti kalau sudah besar mau dikirim perang melawan Amerika ya?"

Take a look at (again) my lil princess. Terbersit dalam lintasan aja tidak pernah... untuk mengajarkan.. atau mengirimkan anak2 yang keluar dari rahim gw untuk berperang. Hidup dalam benci. Atau apalah yang negatif lainnya.

Malah kalau seandainya bisa... I want them to live forever. In peace.

Yah begitulah kalau seorang wanita bergamis.. berjilbab sebesar tenda... mempunyai anak banyak. But I forgave him. Long long time a go. May he rests in peace.

Disclaimer: Ini semata2 hanya utk gentle reminder agar kita selalu berpikiran terbuka. And don't judge a mom by her 'cover'.

Sibuk? Anak Banyak? Belanjanya Begini Aja

Lagi fokus banget di lokasi shooting, dapet whatsapp dari si bungsu kalo odol abis, sabun abis, ini abis, itu abis.. plus dia minta c...