Thursday, April 19, 2012

The Surgery


Hari inilah tanggal mainnya.
Kamis, 19 April..jadwal untuk operasi matanya Marshall.


Di postingan sebelumnya Big Mommy udah cerita kalo kebangun jam 4 pagi karena Marshall ngompol kaann? Nah..abis itu udah ga tidur2 lagi tuhh..
Selain memang Marshallnya juga udah ga bisa bobo lagi..dan ya ditambah ada rasa ser2an di dada sayah.. :(


Marshall sempat minta susu, minta makan, bilang kalo hungry dan thirsty..tapi sayangnya kan Marshall udh harus puasa. Masih bisa sik kalo minum air putih aja.
Akhirnya kakak Melvyn yg bisa bujuk Marshall mau minum air putih sedikit.


Untuk ngedistract pikirannya dari minta makan dan minum, Big Mommy kasih Marshall kesempatan main iPad sepuasnya deh..
Jam 7 teng suster dateng ke kamar karena harus kasih obat tetes anastesi ke mata Marshall. Udah pasti dong Marshallnya nolak.. :))


Akhirnya Big Mommy yang memutuskan untuk netesin. Big Mommy bilang kalo ini sama aja kayak Big Mommy suka kasih obat tetes ke mata Big Mommy. Dan sdh pasti menolak dong aahh.. :P Sampe dibujuk dengan dikasih mainan baru Star Wars dari Granny, tetep juga hatinya teguh. Tak ada jalan lain selain rada dipaksa memang.


Akhirnya ya dipaksa deh netesinnya. Marshall teriak kalo itu sakit. Dan akhirnya dia bilang "Aku ga mau mommy" sambil nangis2... Nangisnya cuman 5 menit doang...karena akhirnya yg membujuk untuk diam adalah si Kakak. Iya...dari mulai Marshall, Marvell dan Najmah memang mereka memuja sekali kakaknya ini. Dan segan banget sama abang tertuanya.


Abis ditetesin, matanya Marshall mulai ditutup dengan perban. Supaya steril.
Jam 8.17 suster datang dan bilang bahwa udah saatnya menuju kamar operasi.
Sedih juga sih.. Marshall ga tau detail apa yang akan dia hadapi di beberapa menit ke depan. Marshall cuman tau pemaparan 'ringan' dari Big Mommy: bahwa ada otot yang 'naughty' di dalam matanya, dan dr. Lembah will do something about it. Dan supaya si otot naughty itu ga bisa pergi2, matanya Marshall harus ditutup dulu dan Marshall akan menjadi Pirate alias Bajak Laut selama 1 hari. Akan ada sakit sedikit, but Marshall akan mendapatkan special power from Allah. Dan akan ada special gift dari Granny begitu operasi selesai.


Itu aja.
Itu yang Marshall tau.
Marshall nggak tau bahwa dia akan dibius.
Marshall nggak tau bahwa bulu matanya akan dipotong.
Marshall nggak tau bahwa kelopak matanya akan dipaksa buka lebar, dan bola matanya dibulir2kan selama operasi berlangsung.
Marshall nggak tau bahwa dr. Lembah akan melemaskan si otot yang bekerja over di mata kanannya.
Nope, he doesn't have to know now.
But Marshall tau banget bahwa insya Allah everything will get better.




Meluncurlah kami ke ruang persiapan operasi.
Tadinya udah sepakat bahwa Big Mommy yg akan mendampingi Marshall di ruang persiapan, waktu Marshall mau dibius. Yup, hanya sampai sana aja pendamping boleh nemenin. Karena nggak boleh masuk ke ruang bedahnya. I did ask for it. But not approved :(


Suster ngasih baju steril yang harus Big Mommy pakai. Dan ternyata nggak ada baju yang lengan panjang. Nggak ada jilbabnya juga. Karena kita nggak diperbolehkan memakai pakaian yang ada di tubuh. Semuanya harus pakaian yang disediakan oleh pihak Rumah Sakit.


Lah nggak mungkin kan Big Mommy pake baju yang lengannya pendek dan dadanya coak, tanpa jilbab pula. Akhirnya satu2nya jalan adalah Ayah yang akan menemani Marshall ke ruang persiapan. Untung Marshall bisa diberi pengertian. Dia setuju bahwa Papanya yang akan masuk ke dalam. 


But hey...my husband looked good in pink, aight? :)))










Di ruang persiapan sebelum di bius, Marshall sempat ketemu dengan dr. Lembah yang akan mengoperasinya. Dan sempet2nya Marshall teriak "dr. Lembaaaahh....I'm a Pirate!!!" :))))


Marshall pun akhirnya diberikan obat bius.
Marshall pun terkulai.
Marshall pun akhirnya sendiri. Ayah harus keluar.
Dan Marshall pun mulai masuk ke ruang Operasi.


dr. Lembah nggak mau ngasih kepastian berapa lama operasi ini akan berjalan.
Tapi beliau memberi gambaran. Obat bius akan bertahan selama 5jam, yang pasti operasi ini nggak akan lebih dari 5 jam. Dan kebiasaan dr. Lembah dalam menjalani operasi adalah...beliau nggak mau ngeliat jam. Beliau nggak mau terburu2 waktu. She wants to do and give the best.. Bismillah..my son was in a good hand.. amiiin...


Kami pun rame2 nunggu di ruang tunggu. Tapi satu persatu personil berkurang. Ayah dan Granny mulai turun ke cafetaria. Sayah yang tiba2 merasa kantuk, langsung mendapatkan posisi wenaaakk untuk meremin mata sebentar.


Tiba2...
Ada panggilan "Keluarga Syafiq...keluarga Syafiq"
Sayah pun setengah loncat bangun dan bilang "Marshall Syafiq?".. ternyata iya.
Dan Big Mommy ternyata tinggal sendirian. Opa Oma juga udah nggak ada.
Buru2 Big Mommy lari tergopoh2 masuk ke ruang pemulihan...dan ngeliat Marshall lagi nangis histeris dengan tangan menggapai2 kayak anak yang abis ilang di hutan amazon..


Ow my son!!
Waktu Big Mommy hampir meluk Marshall, nurse sempet2nya bilang: "sendalnya tolong dicopot dulu bu" hadeeeuhhh iyaakk sampe lupaaa...
Marshall langsung peluk Big Mommy kuat2 abis itu. Masih penuh panik. Sampe meluknya di leher hampir setengah mencekik...




Sambil posisi duduk pelukan kayak di foto, Big Mommy kasih tau ke Ayah supaya buru2 ke ruang pemulihan. Dan ga berapa lama Ayah pun bergabung di ruang pemulihan. Dokter anastesi mendampingi terus. Karena dia harus make sure, Marshall was fine. Soalnya Marshall menjalani bius total untuk operasinya ini.


Dokter anastesi meminta kami untuk berusaha berkomunikasi dengan Marshall. Kalau Marshall udh bisa merespon, berarti Marshall udh diperbolehkan untuk kembali ke kamarnya. Kami pun berusaha nanya2 ke Marshall.


Tapi tiap pertanyaan, hanya mendapatkan respon berupa tangisan yang belum berhenti juga. Setelah tangisnya udah reda, kami mulai berusaha ngobrol lagi dengan Marshall. Tapi ya itu...meneng wae si bocah. Ditanya ini...diem. Ditanya itu diem. Dan Big Mommy pun baru inget, anak ini selalu merespon apapun yang berkaitan dengan kembarnya.


Akhirnya Big Mommy bertanya: "do you wanna talk to Marvell?"
Dan...Marshall pun menggeleng.... 
Dan akhirnya Marshall pun diperbolehkan masuk ke kamarnya lagi..




Abis itu Marshall pun tertidur lagi. Lamaaa beneer.




Dan akhirnya baru kebangun itu jam 3 sore... wekweeewww...lama yaakk..
Begitu dia bangun, Marshall pun dapet lagi mainan baru Star Wars.. Kali ini star troopers + shipnya... Cah bagus pun anteng...


Minum teh manis pun anteng...mau pelan-pelan...
Disuruh makan bubur juga mau.. walau pun nggak sampe habis.
Dan diminta untuk minum obat juga mau..


Yang dahsyatnya...kira2 sejam kemudian, Marshall minta donat dan minta nambah sampe 3x.. laper yaa nak?


Besok itu adalah rencananya buka perban. Dan Marshall minta kembarannya untuk hadir. Jadi besok rencananya mau menghadirkan Marvell pada saat buka perban. 


Keluhan dari Marshall juga nggak bikin khawatir banget kok.
Sekitar jam 9 malam tadi, Marshall ngeluh sakit kepala. Tapi kebetulan jam 9 itu adalah jadwalnya Marshall minum obat malam. Jadi habis itu bisa langsung disuruh tidur. Keluhan lainnya adalah di suntikan infusnya, Marshall ngeluh sakit dan minta dilepas aja. Jadi itu cuman tinggal jarum infusnya aja, hanya untuk berjaga2 siapa tau diperlukan tindakan yang memerlukan infus. Jadi susternya nggak mau ngelepasin. Tunggu sampe besok pagi pas ketemu dr. Lembah.


Big Mommy pun ngebujuk Marshall..
"Wait until Marvell see this tomorrow, OK? Marvell should see how strong you are. He must be proud of you."
Dan Marshall pun setuju..


Si buyung sekarang udah tidur enak. Semoga tidurnya nyenyak sampe besop pagi. Dan..sekarang Big Mommy juga mau ikutan tidur yaaakk..


See youuuhh...

No comments:

Post a Comment

Sibuk? Anak Banyak? Belanjanya Begini Aja

Lagi fokus banget di lokasi shooting, dapet whatsapp dari si bungsu kalo odol abis, sabun abis, ini abis, itu abis.. plus dia minta c...