Sunday, October 25, 2020

Ada Sepeda Brompton dan iPhone dari Lemonilo untuk Kamu

Untuk postingan tentang mi instan Lemonilo kali ini, Madam mau ngajakin kalian untuk ikutan mengadu peruntungan di ulang tahunnya Lemonilo yang ke-4. Siapa tau giliran kalian kecipratan happy dari Lemonilo di masa pandemi ini, ya ga siihh..

Tuesday, October 20, 2020

Ketika Kaki Berhenti Melangkah

Awal September lalu, lumayan heboh teman-teman dan keluarga saya ketika akhirnya saya posting kondisi saya. 

View this post on Instagram

Cukup sudah penyakit yang Madam derita ini bikin Madam nggak mainan sosmed. Am ok enough to tell the world now. Thanks to all of you yang udh reach out to me dan memberikan suntikan semangat. Saat ini, kondisi Madam setengah lumpuh. Saya harus berkursi roda dan harus digotong oleh si Sulung dan suami kalau ke kamar mandi. Nama penyakitnya adalah Gullain-Barre Syndrom (salah satu jenis penyakit autoimun), yang disebabkan oleh Epstein Barr Virus. Virus 1000 wajah yang juga bikin kemarin itu Madam bronchitis dan GERD. Terakhir.. virus ini menyobek2 selubung syaraf di tubuh Madam, sehingga setengah lumpuh seperti sekarang ini. Down? Pastinya. Madam drop tsaay banget awalnya. Yang awalnya bisa leluasa ngelakuin apa2 sendiri, akhirnya menjadi beban untuk suami dan anak2. Alhamdulillah pada masa2 down itu Madam berpegangan terus kepada guru @aareza1205 dan Teh @poppysakina Terima kasih yang nggak terkira juga untuk Elan Hutasoit yang sdh membawa Madam ke dokter auto imun yang luarbiasa menyenangkan hati dan mampu menghentikan penyebaran virus hingga nggak sampai ke paru2.. Selanjutnya... ini yang bikin Madam terharu. Sekali lagi Allah meyakinkan Madam bahwa terlalu banyak yang sayang sama Madam. Selain keluarga, Terima kasih untuk kasih sayang yang sudah kalian tunjukkan: my very bestfriends Geng ortu Temen2 Indonesian Female Bloggers Temen2 SMA 70 yang luarbiasa Temen2 Tarqi yang cantik2 luar dalam.. Semoga Allah melimpahkan berjuta2 kebaikan untuk kalian dan keluarga. Ternyata.. setelah I opened up myself to you, kalian menjadi suntikan semangat buat gw untuk melawan penyakit ini. In syaa Allah I will do my best untuk tetap semangat berusaha sembuh. Please... mohon selipkan nama Yonna di dalam doa kalian, supaya bisa segera pulih, mampu berjalan lagi, kembali berkarya, dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

A post shared by Yonna Kairupan (@yonnakairupan) on



Banyak yang kaget emang. Banyak yang nggak nyangka. Yah, ga usah mereka. Saya juga nggak nyangka bahwa kaki saya akan berhenti melangkah. Maka dari itu, melalui postingan blog ini saya mau ceritain detail, sapa tau bisa jadi ilmu atau info baru untuk temen-temen semua, biar bisa berjaga-jaga dan juga lebih 'perhatian' dengan signal yang diberikan tubuh. 

Sunday, September 20, 2020

Rahasia Mi Instan Raffi Gigi untuk Rafathar

 


Masih tentang mi instan. Kalau postingan sebelumnya kan ngebahas mi instan sehat yang dikonsumsi keluarga The Baldys, yaitu mi instan Lemonilo. Bukan cuma mereka, Nagita Slavina (Gigi) dan Raffi Ahmad juga memutuskan memilih mi instan Lemonilo untuk Rafathar.

Seneng banget liat video yang diunggah di youtube channel mereka, gimana Rafathar dan Raffi Ahmad berebutan makan mi Lemonilo ini. Yes.. mi instant Lemonilo ini aman untuk anak-anak, gengs.. Buat Balita umur 3 tahun juga aman banget.

Kenapa bisa aman? Karena mi instan Lemonilo ini sama sekali nggak mengandung bahan-bahan berbahaya. Nggak mengandung pengawet, pewarna, dan perisa buatan. Kalau warnanya yang terlihat berbeda, itu karena kandungan sayuran yang terdapat di dalamnya. Satu lagi, mi instan Lemonilo dibuat dari bahan-bahan alami.

Di vlognya Gigi-Raffi, Gigi juga menjelaskan bahwa mi instan Lemonilo ini proses pembuatannya adalah dipanggang, bukan digoreng. Sehingga mi instan Lemonilo ini rendah lemak dan juga kalori. Masalah kalori, mi instan Lemonilo ini kalorinya 100 kalori lebih rendah dibanding mi instan biasa, yaitu 283 kalori.

Seru sih nonton vlog mereka yang ada rebut-rebutan Lemonilonya ini. Di video itu Madam juga liat cara Gigi mendidik Rafathar yang diselipkan saat mereka rame-rame buka kado. 

"Kalau bilang terima kasih, harus liat muka (orangnya) dong.." Lalu Rafathar diminta ulang lagi bilang terima kasihnya. She's a good mom lah... silahkan yang mau nonton vlognya, bisa kalian tonton disini yaa


Balik lagi ke mi instan Lemonilo, coba ditengok videonya tentang hidup sehat Lemonilo. Bener sih yang dibilang, banyak orang males untuk mulai hidup sehat karena faktor 'cuan'nya. Lebih mahal modalnya. Maka dari itu Lemonilo dihadirkan untuk memberikan solusi yang solid bagi mereka yang ingin memulai hidup sehat tanpa harus jadi bokek.

OK. Masalah harga, ga masalah lah ya Lemonilo ini. Masalah rasa juga no problem. Terus dimana kita bisa membelinya? Sekarang Lemonilo bisa dibeli di supermarket dan mini market yang ada di sekitar rumah kita. Atau kalau mau beli online, bisa beli di www.lemonilo.com. Atau.... bisa juga download aplikasinya disini. Gampang kaaann.. yuk cobain yuuukk..


Sunday, August 2, 2020

Lemonilo: Penantian yang Usai untuk Mi Instan Sehat


Sampai keempat anak saya minimal kelas 6 SD, mereka hanya boleh makan mi instan seminggu sekali. Sampai mereka kelas 4 SD, mi instan yang mereka makan pun bumbunya cuman boleh setengah aja. Seandainya saat itu sudah ada Lemonilo, mi instan sehat, mungkin akan beda kejadiannya. Apa itu Lemonilo?

Monday, July 6, 2020

Sebuah Update: Paru-paru, Shooting, dan Corona

Photo by: Bob Prass
Sudah sejak SMA, mutlak saya mengalami asma. Sempat membaik ketika awal-awal menikah, tapi kira-kira 10 tahun terakhir, mulai agak berat lagi. Semakin parah ketika saya mulai terjun ke dunia perfilman, karena jam kerjanya yang unik, di kala orang tidur, saya bangun, dan di kala orang bangun, saya tidur. Pola ini ternyata memperburuk kondisi saya.

Wednesday, January 22, 2020

Anakku Dibully - KOK ADA YA ANAK PEMBULLY? Part 2



Anak itu sejatinya ketika lahir mereka itu suci. Bening. Rapuh. Cuman bisa nangis. Begitu mereka keluar dari rahim ibunya ya. Sesudah itu cuman ngerti nangis, nenen, pup. Gitu aja terus. Tentang bagaimana mereka akhirnya terbentuk kepribadiannya, itu ada di tangan orangtuanya dan lingkungannya si anak berada. 

Jadi kalau ada anak yang tumbuh menjadi anak yang santun, anak yang ramah, anak yang mampu mendengarkan pendapat orang lain, pandangilah dengan bangga kedua orangtuanya.

Dan ketika anak yang tumbuh menjadi seorang pembully, maka orangtuanya patut mengintrospeksi diri dan memikirkan dengan serius apa yang perlu diperbaiki dalam membimbing anaknya.

Anakku Dibully - KOK ADA YA ANAK PEMBULLY? Part 1



Apakah kamu termasuk orangtua yang lega, atau senang, atau bisa tersenyum ketika anaknya berhasil ngerebut ayunan dari anak lain?

Apakah kamu termasuk orangtua yang bisa tertawa karena lucu, ketika anaknya bercerita bahwa dia berhasil ngisengin temannya sampek nangis di sekolah?

Apakah kamu termasuk orangtua yang dengan suara sok diberat-beratin, sambil narik senyum, pake muka sok bijak lalu bilang “namanya juga anak-anak, wajar, jangan dianggap serius..” ketika anaknya berhasil nguasain banyak mainan di playground lalu dikumpulin di pojokan dan anak-anak lain ga boleh mainin?

Selamat! Kamu sudah mendidik atau membiarkan anakmu menjadi pembully! No wonder, masih banyak anak-anak suka menindas anak lainnya mulai dari pendidikan terendah yaitu TK, sampai ke jenjang tertinggi.

Ada Sepeda Brompton dan iPhone dari Lemonilo untuk Kamu

Untuk postingan tentang mi instan Lemonilo kali ini, Madam mau ngajakin kalian untuk ikutan mengadu peruntungan di ulang tahunnya Lemonilo y...